Minggu, 09 Mei 2010

proposal bab 1

BAB I

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Penelitian

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini berdampak pada persaingan dunia usaha yang semakin meningkat, baik perusahaan yang bergerak di bidang industri, perdagangan maupun jasa. Kesuksesan dalam persaingan akan dapat dipenuhi apabila perusahaan bisa menciptakan dan mempertahankan pelanggan (Tjiptono, 1997: 19).
Membangun loyalitas konsumen adalah usaha yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan untuk dapat bertahan pada situasi yang sangat kompetitif.
Strategi pemasaran untuk menciptakan permintaan melalui Loyalitas konsumen dipengaruhi oleh barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen, harga barang atau jasa, upaya mendistribusikan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen dan kegiatan memperkenalkan kepada konsumen (promosi ).
Loyalitas adalah suatu komitmen yang mendalam untuk membeli kembali atau berlangganan suatu produk atau jasa secara konsisten dimasa yang akan datang. Sehingga dapat menyebabkan pengulangan pembelian merek yang sama walaupun ada pengaruh situasi dan berbagai usaha pemasaran yang berpotensi untuk menyebabkan tindakan perpindahan merek, perusahaan untuk mendapatkan loyalitas atau kesetiaan konsumen perlu strategi pemasaran yang tepat dan komplek. Konsumen akan menjadi loyal pada merek-merek yang berkualitas dan menawarkannya dengan harga yang wajar selain itu para penjual juga beranggapan bahwa konsumen akan menjadi loyal pada suatu produk jika produk tersebut mudah didapatkan saat dibutuhkan.Kartu prabayar IM3 merupakan salah satu produk dari PT Indosat Tbk yang bergerak melayani pelanggan di bidang jasa telekomunikasi, produk ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia, mempunyai pelanggan yang banyak dan cukup diperhitungkan oleh para pesaingnya. kita ketahui bersama persaingan diantara produk sejenis akhir-akhir ini sangat ketat, baik dalam produk,harga,distribusi,promosi dan lain sebagainya, hal ini menuntut perusahaan untuk lebih kreatif dalam menarik perhatian konsumen.
Salah satu upaya yang dilakukan dalam menghadapi persaingan ini PT Indosat Tbk dengan produk IM3 memberikan kualitas pelayanan yang terbaik kepada konsumen, kualitas pelayanan tersebut terdiri dari kualitas produk, harga, distribusi dan promosi. Hal ini dilakukan semata-mata bertujuan untuk mendapatkan kepuasan yang diinginkan konsumen, sehingga konsumen itu menjadi loyal dalam menggunakan produk yang dihasilkan.
Kemampuan produk untuk memberikan kepuasan pada pemakainya akan menguatkan kedudukan atau posisi produk dalam benak konsumen, sehingga memungkinkan konsumen menjadikan pilihan pertama bilamana akan terjadi pembelian diwaktu yang akan datang. kualitas produk yang ditawarkan dan dari kartu prabayar IM3 diantaranya dengan memberikan fitur dan layanan yang tersedia di dalam kartu yaitu mulai dari sms, i-ring, transfer pulsa, IM3-access, GPRS, MMS, slir, Confirence Call dan lain-lain.
Berdasarkan uraian di atas, ternyata kartu prabayar IM3 cukup menarik jika dilihat dari kualitasnya dan fitur-fiturnya. Untuk itu peneliti tertarik untuk membuat penelitian dengan judul “PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN KARTU PRA BAYAR IM3 DIKALANGAN MAHASISWA GUNADARMA”

1.2 Rumusan dan Batasan Masalah

Dilihat dari uraian latar belakang penelitian diatas dapat dilihat bahwa marketing mix ( price,product,place,promosi ) menjadi faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memilih produk IM3, maka peneliti membuat perumusan masalah sebagai berikut :

1) Bagaimana pengaruh marketing mix terhadap loyalitas konsumen kartu pra bayar IM3
Dikalangan mahasiswa Gunadarma ?


1.3 Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui dan menjelaskan:

1) Bagaimana pengaruh marketing mix terhadap loyalitas konsumen kartu pra bayar IM3
Dikalangan mahasiswa Gunadarma.


1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat Akademis

Secara akademis penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi kepustakaan bagi mahasiswa fakultas ekonomi untuk menambah wawasan terutama mengenai loyalitas pelanggan terhadap suatu perusahaan.

1.4.2 Manfaat Praktis

Adapun manfaat praktis dari hasil penelitain ini adalah hasil dari penelitian ini dapat berguna untuk memberikan masukkan kepada bagian dari industri telekomunikasi indosat IM3 guna memperbaiki mutu agar lebih menarik dan lebih berhati-hati untuk menjaga loyalitas pelanggan.






1.5 Metode Penelitian


Dalam melakukan penelitian ini, penulis akan menjelaskan dan mengeruaikan metode peneletian yang akan di gunakan.

1.5.1 objek penelitian.

Objek penelitian ini adalah kartu pra bayar IM3, kartu IM3 yaitu kartu selular yang di keluarkan pleh PT. Indosat tbk.

1.5.2 data atau variabel.

Dalam penelitian ini penulis akan mengambil sampel konsumen / pelanggan yang berasal dari mahasiswa Gunadarma sebanyak 50 orang .

1.5.3 metode pengumpulan data/ variabel

Metode pengumpulan data yang di pakai dalam penelitian ini adalah data primer yang dilakukan dengan cara membagikan kuisioner terhadap responden terpilih.
Teknik pengambilan sampel yang akan di gunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Nonprobability sampling dengan alasan :

1) Jumlah populasi tidak di ketahui dengan pasti.
2) Teknik ini mudah untuk di kerjakan kapan saja dengan pasti.
3) Efisien dalam hal waktu dan biaya.

1.5.4 hipotesis

Menurut peneliti, secara teori didalam penelitian ini di duga terdapat pengaruh marketing mix terhadap loyalitas konsumen kartu prabayar im3 di kalangan mahasiswa gunadarma.
Hipotesis secara statistik,merupakan pernyataan mengenai keadaan parameter yang akan di uji melalui statistik sampel.
Hipotesis penelitian ini secara statistik adalah :

Ho : tidak terdapat pengaruh marketing mix terhadap loyalitas konsumen kartu prabayar
im3 di kalangan mahasiswa gunadarma.

Ha : terdapat pengaruh marketing mix terhadap loyalitas konsumen kartu prabayar im3
di kalangan mahasiswa gunadarma.

Antar hipotesis nol ( Ho ) dan alternatif ( Ha ) jika T hit > T tabel maka Ho ditolak, dan Ha pati di terima, begitu pula sebaliknya,sehingga dapat di buat keputusan yang tegas.

Minggu, 04 April 2010

ENTIMEN

Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung.

- Semua pramugari adalah cantik
Tari adalah seorang pramugari
Jadi tari adalah cantik

- Dia menerima hadiah karena dia sedang ulang tahun
Dia menerima hadiah
Jadi dia berulang tahun

SILOGISME

Silogisme kategorial

Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

- Semua mamalia binatang yang melahirkan dan menyusui anaknya.
Kerbau termasuk mamalia. Jadi, kerbau binatang yang melahirkan dan
Menyusui anaknya.

- Semua daun adalah berwarna hijau
Daun pisang adalah tumbuhan
Jadi daun pisang adalah berwarna hijau


Silogisme Hipotesis

Silogisme hipotetis adalah silogisme yang memiliki premis mayor berupa proposisi hipotetis (jika), sementara premis minor dan kesimpulannya berupa proposisi kategoris.

- Jika Dian di cubit menangis
Dian dicubit
Jadi dian menangis

-Adit akan pergi kuliah atau nonton film
Ia ternyata pergi kuliah
Jadi, ia tidak pergi nonton film


Silogisme Alternatif
Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.

- Dewi adalah seorang dosen atau guru
Dewi adalah seorang dosen
Jadi Dewi buakn seorang guru

- Supplier Sharp berada di Bandung atau Sukabumi.
Supplier Sharp berada di Bandung.
Jadi, Supplier Sharp tidak berada di Sukabumi.

Menarik Kesimpulan Secara Langsung

Semua S adalah P = Sebagian P adalah S

- Semua dosen adalah Pengajar

Sebagian pengajar adalah dosen

- Semua nelayan adalah pemancing

Sebagian pemancing adalah nelayan


Tidak satupun S adalah P = Tidak satupun P adalah S

- Tidak satupun kucing adalah bertelur

Tidak satupun bertelur adalah kucing

- Tidak satupun mobil adalah beroda dua

Tidak satupun yang beroda dua adalah mobil


Semua S adalah P = tidak satupun S adalah tidak P

- Semua Bajaj adalah beroda tiga

Tidak satupun bajaj adalah tidak beroda tiga

- Semua handpone adalah berbunyi

Tidak satupun handpone adalah tidak berbunyi


Kamis, 04 Maret 2010

Krisis Beri Banyak Pelajaran bagi Indonesia

Wakil Presiden Boediono mengatakan, krisis global yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan banyak pelajaran bagi Indonesia mengenai pentingnya membangun mata rantai suplai domestik.

”Krisis global memberi pelajaran banyak yang penting dan berarti, khususnya terhadap peluang di pasar dalam negeri,” kata Wapres saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2010 di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (4/3/2010). Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Mendag Mari Elka Pangestu, Mentan Suswono, dan Kepala BKPM Gita Wiryawan.

Menurut Wapres, pasar dalam negeri sebetulnya cukup besar dibandingkan dengan negara lain di sekitar Indonesia sehingga konsep keseimbangan antara pasar domestik dan luar negeri sangat penting. ”Sekali lagi keseimbangan pasar lokal dan luar negeri sangat penting,” kata Wapres.

Sekalipun Indonesia melakukan strategi mendorong pasar ekspor setinggi-tingginya, pemanfaatan pasar lokal tetap penting.

Khusus untuk pasar di luar negeri, Boediono mengatakan, kalau perlu, Indonesia menjadi bagian dalam pemasok global. ”Semisal kita memproduksi skrup, maka kita harus bisa menjadi pemasok ke pasar dunia dan itu yang banyak dilakukan oleh negara di dunia,” katanya.

Suatu negara yang menjadi pemasok global, katanya, dilakukan karena mereka tidak memiliki opsi di pasar dalam negeri sehingga lebih berorientasi ekspor. ”Hal itu akan bisa berjalan baik kalau pasar global baik dan stabil. Namun, kalau pasar global melemah, akan bermasalah,” ujar Wapres.

Oleh sebab itu, ungkap Wapres, keseimbangan antara pasar domestik dan lokal sangat penting dan pemerintah serta dunia usaha harus bisa mencari celah untuk memanfaatkan pasar lokal.

sumber :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/03/04/13443471/Wapres:.Krisis.Beri.Banyak.Pelajaran.bagi.Indonesia

Mengapa Kubis Dapat Mencegah Kanker?

Di Amerika, 1 dari 5 kematian disebabkan oleh kanker. Berdasarkan data dari American Cancer Society, kematian akibat kanker pada wanita didominasi oleh kanker payudara sebanyak 19 persen, kanker paru 16 persen, serta kanker kolon dan rektum 15 persen. Ali Khomsan

Sementara itu, pada pria kanker yang dominan sebagai penyebab kematian adalah kanker paru (34 persen), kanker kolon dan rektum (12 persen), dan prostat (10 persen).

Diet kaya lemak pada studi epidemiologis menunjukkan adanya kaitan erat dengan munculnya kanker usus ataupun kanker payudara. Kandungan lemak yang rendah dan konsumsi serat yang tinggi seperti pada pola makan vegetarian diketahui menyebabkan rendahnya insiden kanker.

Hormon tertentu mungkin ikut bertanggung jawab pada munculnya tumor. Hormon ini pengeluarannya dipicu oleh konsumsi lemak yang tinggi. Sebagai contoh hormon prolactin (serum) yang merangsang pertumbuhan tumor ternyata semakin meningkat apabila diet kita kaya akan lemak.

Makanan mengandung zat zat penyebab (promoters) dan pencegah (inhibitors) kanker sekaligus. Sejauh mana tercapai keseimbangan antara dua komponen tersebut akan sangat menentukan apakah kita akan berisiko terkena kanker atau tidak.

Alkohol mungkin berperan sebagai penyebab kanker melalui berbagai jalur. Pertama, alkohol secara langsung dapat merupakan racun bagi sel tubuh. Kedua, alkohol dapat menjadi wahana untuk ditumpangi kokarsinogen. Ketiga, alkohol menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh. Alkohol sebagai penyebab langsung munculnya kanker masih diragukan bukti ilmiahnya. Namun, tampaknya tak diragukan lagi bahwa alkohol dapat menjadi promoter terjadinya tumorigenesis.

Penyebab langsung kanker tampaknya tetap sulit untuk dideteksi. Hal ini mengingat kemunculan kanker yang memerlukan waktu relatif lama setelah pola makan tertentu diterapkan. Namun, dengan adanya bukti-bukti epidemiologis yang mengaitkan kebiasaan makan (food habits) suatu kelompok masyarakat dengan insiden kanker, dapat ditarik pelajaran tentang perlunya memerhatikan asupan gizi yang berasal dari pangan alami, dan dikonsumsi secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.

Semua kubis-kubisan tergolong dalam kelompok crucifera, kelompok ini dikenal karena kandungan sulforaphane dan indoles-nya yang berkhasiat sebagai antikanker. Riset tentang indoles membuktikan kemampuannya mendeaktivasi metabolit estrogen yang menyebabkan tumor, terutama pada sel-sel payudara. Pada saat yang sama indoles meningkatkan senyawa tertentu yang bersifat protektif terhadap kanker.

Selain menekan pertumbuhan sel tumor, indoles juga dapat mengurangi proses metastasis sel kanker. Metastasis adalah pergerakan sel-sel kanker ke bagian tubuh yang lain sehingga terjadi penyebaran sel tumor.

Sementara itu, sulforaphane berperan meningkatkan peran enzim yang bertanggung jawab dalam detoksifikasi. Dengan semakin optimalnya detoksifikasi, substansi karsinogenik penyebab kanker bisa lebih cepat disingkirkan. Selain itu, studi tentang sulforaphane dan efeknya terhadap tumor pada tikus menunjukkan bahwa sulforaphane menyebabkan tumor berkembang lebih lambat dan beratnya lebih kecil. Sulforaphane dapat menyebabkan apoptosis (bunuh diri sel kanker) pada sel-sel leukemia dan melanoma.

Banyak orang telah tahu manfaat mengonsumsi pangan nabati, seperti sayuran dan buah yang kaya phytonutrients (gizi nabati). Phytonutrients mampu mencegah kanker karena berfungsi sebagai antioksidan—sehingga dapat mencegah berbagai kerusakan sel tubuh akibat serangan radikal bebas.

Suatu studi di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, AS, yang melibatkan sampel manusia lebih dari 1.000 orang mengungkapkan, mereka yang rajin makan sayuran dapat mengurangi risiko kanker kolon sebesar 35 persen, sedangkan yang mengonsumsi kubis-kubisan dapat menekan risiko kanker 44 persen. Sementara studi di Belanda dengan sampel lebih dari 100.000 orang hasilnya relatif sama, yaitu konsumsi sayuran bisa mengurangi risiko kanker kolon 25 persen, kubis-kubisan bisa mengurangi risiko sampai 49 persen. Hal ini menegaskan bahwa peran kubis-kubisan sebagai sayuran antikanker dapat diandalkan.

Kubis-kubisan dapat mengurangi risiko kanker paru sampai 30 persen pada kelompok bukan perokok. Pada kelompok perokok, lebih baik lagi, yaitu menekan risiko kanker paru sampai 69 persen. Jadi, ini dapat menjadi kabar baik bagi perokok, kalau memang tidak bisa berhenti merokok jangan lupa selalu mengonsumsi kubis-kubisan sebagai sayur teman nasi.

Sampai saat ini belum diketahui obat kanker dan penyebabnya pun cukup beragam. Sering kali deteksi kanker amat terlambat sehingga pertolongan menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, upaya preventif harus lebih diutamakan untuk mengatasi kanker. Di sinilah gizi memainkan peranan penting untuk menawarkan proses pencegahan sehingga penyakit yang mematikan itu dapat dihindari.

Mengonsumsi kubis-kubisan mungkin tidak menjadi garansi bahwa Anda akan terbebas dari penyakit kanker. Namun, paling tidak risiko untuk terserang penyakit tersebut menjadi lebih kecil karena unsur nutrisi dan substansi lainnya di dalam kubis-kubisan telah terbukti berkhasiat bagi kesehatan.

Membiasakan diri mengonsumsi kubis-kubisan 3-5 serving seminggu adalah sangat dianjurkan. Satu serving setara dengan 1 cup. Memilih kubis-kubisan yang ditanam secara organik jelas akan membawa manfaat lebih besar karena sayuran organik mengandung phytonutrients lebih tinggi. Di Indonesia, sayuran organik kini dapat dijumpai di swalayan-swalayan tertentu. Hanya saja harganya masih relatif lebih mahal dan ketersediaannya belum begitu luas.

sumber:kompas.com
ALI KHOMSAN Dosen Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB

Pola yang mempengaruhi keperibadian dan gaya hidup.




Hiburan Murah Untuk Anak Kost


Gaya hidup anak kost yang cenderung selalu mengeluhkan masalah keuangan ini dikarenakan mereka
yang terkesan bosan dikost-an, sehingga mereka cenderung bermain di luar dan terjebak gaya hidup
konsumtif. Hal tersebut yang mengakibatkan keuangan mereka bertambah memburuk.
Berikut terdapat tips-tips menghabiskan waktu dengan biaya seminimal mungkin.

1. Main-main ke kamar teman di kostan Anda. Bosan di kamar sendiri? Main ke kamar teman se kost Anda.
Bersosialisasilah! Anda bebas mengangkat tema perbincangan, tetapi tetap harus tahu batas.
Hindari perbincangan yang menjatuhkan teman Anda. Anda bisa mengangkat tema mengenai kuliah,
kerja, pertemanan, gosip, film, dan banyak hal lainnya.

2. Sewa film. Kalau untuk menonton bioskop dirasa terlalu mahal. Maka sewa film jauh lebih murah
dan bisa patungan dengan teman-teman se-kost-an. Buat deh suasana kost jadi rame.

3. Bosan terus berada di kostan? Cobalah untuk berjalan-jalan di sekitar kostan Anda. Biasanya kostan
ada di sekitar tempat yang cukup ramai, seperti kampus atau perkantoran. Pasti banyak tempat hiburan
di sekitar kostan Anda. Baik tempat makan, warnet, tempat peminjaman komik, dan masih banyak lagi.
Biasanya, tempat-tempat yang ada di sekitar kost-kostan menjanjikan harga servis yang terjangkau
untuk kantong mahasiswa atau karyawan.

4. Jalan-jalan ke kostan teman atau ke rumah teman. Hitung-hitung menambah informasi tentang pengetahuan
area lingkungan di daerah kamu kost.

5. Cobalah untuk mengatur sebuah rencana dengan teman Anda untuk bepergian. Tidak harus ke luar kota.
Tidak juga harus mengeluarkan uang banyak.Misal, jalan-jalan ke pasar minggu, dan lain sebagainya.

Have fun guys..!!

Rujukan:
http://chip.co.id/