Kamis, 04 Maret 2010

Krisis Beri Banyak Pelajaran bagi Indonesia

Wakil Presiden Boediono mengatakan, krisis global yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan banyak pelajaran bagi Indonesia mengenai pentingnya membangun mata rantai suplai domestik.

”Krisis global memberi pelajaran banyak yang penting dan berarti, khususnya terhadap peluang di pasar dalam negeri,” kata Wapres saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2010 di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (4/3/2010). Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Mendag Mari Elka Pangestu, Mentan Suswono, dan Kepala BKPM Gita Wiryawan.

Menurut Wapres, pasar dalam negeri sebetulnya cukup besar dibandingkan dengan negara lain di sekitar Indonesia sehingga konsep keseimbangan antara pasar domestik dan luar negeri sangat penting. ”Sekali lagi keseimbangan pasar lokal dan luar negeri sangat penting,” kata Wapres.

Sekalipun Indonesia melakukan strategi mendorong pasar ekspor setinggi-tingginya, pemanfaatan pasar lokal tetap penting.

Khusus untuk pasar di luar negeri, Boediono mengatakan, kalau perlu, Indonesia menjadi bagian dalam pemasok global. ”Semisal kita memproduksi skrup, maka kita harus bisa menjadi pemasok ke pasar dunia dan itu yang banyak dilakukan oleh negara di dunia,” katanya.

Suatu negara yang menjadi pemasok global, katanya, dilakukan karena mereka tidak memiliki opsi di pasar dalam negeri sehingga lebih berorientasi ekspor. ”Hal itu akan bisa berjalan baik kalau pasar global baik dan stabil. Namun, kalau pasar global melemah, akan bermasalah,” ujar Wapres.

Oleh sebab itu, ungkap Wapres, keseimbangan antara pasar domestik dan lokal sangat penting dan pemerintah serta dunia usaha harus bisa mencari celah untuk memanfaatkan pasar lokal.

sumber :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/03/04/13443471/Wapres:.Krisis.Beri.Banyak.Pelajaran.bagi.Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar